Sunday, April 17, 2016

Hikmah Film "Room"

Sumber Foto
Saya suka mengambil hikmah dari sebuah film, baik fiksi maupun kisah nyata. Beberapa waktu lalu saya menonton film Room, film ini berkisah tentang seorang gadis berusia 17 tahun bernama Joy (diperankan oleh Brie Larson), yang diculik dan disekap disebuah ruangan. Dia sering diperkosa hingga ditahun kedua ia hamil dan melahirkan seorang anak laki-laki yang ia beri nama Jack. Di tahun ke 7, saat anaknya berusia 5 tahun, ia membuat rencana untuk melepaskan diri dari penculiknya, rencana ini melibatkan anaknya. Meskipun film ini fiksi, ada pelajaran yang bisa diambil dari kisahnya

1. Orang jahat pun bisa memberikan sesuatu yang baik.

Jack menjadi teman Joy menjalani hari-hari didalam ruangan dimana dia di sekap, mungkin menjadi alasan dia tetap ingin melanjutkan hidup. Secara tidak langsung si penculik memberikan kebahagiaan dan senjata untuk Joy melepaskan diri darinya



2. Orang lain kadang mengucapkan kata-kata yang menyakiti orang lain tanpa sadar apa yang dilakukannya

Reporter yang mewawancarai menanyakan apakah Joy pernah meminta penyekapnya untuk menyerahkan Jack ke Rumah Sakit agar Jack bisa menjalani hidup yang normal. Pertanyaan yang sangat menyakitkan untuk Joy, yang akhirnya membuat dia depresi dan mencoba bunuh diri. Si reporter ini tidak tahu apa yang dialami seorang perempuan yang disekap bertahun-tahun tapi seperti menghakimi dan secara tidak langsung mengatakan harusnya Joy menyerahkan Jack

3. Cinta tidak mengenal batas. Meski anaknya datang dari orang yang telah menyekapnya, Joy tetap menyayangi anaknya sebagaimana seharusnya seorang ibu menyayangi anaknya, tanpa memandang asal anak tersebut

4. Jack menyelamatkan Joy 2 kali, yang pertama dari penculiknya, yang kedua ketika dia menemukan ibunya sekarat karena mencoba bunuh diri. Lagi-lagi kita mengingat asal si anak, bagaimana seorang anak yang bijak ini bisa datang dari seorang penjahat

5. Joy adalah orang yang hebat, dia mampu merubah musibah dan kepahitan yang dialaminya dengan menjadikannya sebuah berkah, dengan mendidik anaknya dengan baik. Dia bisa saja membenci anaknya, tidak memperlakukan dengan baik, tapi sebaliknya, dia mencintai anaknya sepenuh hati

Buat yang belum nonton, yuk nonton, filmnya mengharu biru banget, Brie Larson yang memerankan Joy memenangkan Oscar lho untuk pemeran wanita terbaik. Pasti nggak nyesel deh :)


14 comments:

Chotijah choty said...

aku kemarin nonton ini sama eka, sampe fokus kali kami tengah malam masih melek.

Chaycya O Simanjuntak said...

Sesuai pesan dalam filmnga: Cinta tak kenal batas.

Film ini mewakili semua.. Big love no boundaries.. Suka!!!

Rina said...

ohh, ini toh yang kalian tonton, pantesan Chot, aku udah 2 kali lho nonton ini :)

Rina said...

Cahaya: iya, kayaknya semua nih suka

sarah eyie said...

aku juga dah nonton ini...suka ama jack kecilnya...

Rina said...

Iya mbak Sarah, pinter ya dia :)

Dian Radiata said...

Jadi penasaran juga nonton ini...

Rina said...

Ada di bioskop the bagier mbak Dian, tinggal copy ����

Ardiba said...

Wah. Bisa jadi refrensi film buat me time nih. Tapi aku takut baper.*dasar perasa

Rina said...

Adiba: nonton aja, pasti nggak nyesel :)

Cumilebay MazToro said...

Cinta mmg ngak kenal batas, dan semua bisa bersatu damai karna cinta

Rina said...

Iya mas, love is strong ^_^

Rifqy Faiza Rahman said...

Saya jadi penasaran sama film ini. Sepertinya akan suka banget sama konsep dan muatan pesan di dalamnya :)

Rina said...

Iya mas, coba di tonton, ntar share kesannya disini :)