Monday, September 5, 2016

Manusia-Manusia Perkasa di Ironman Bintan 2016



Ironman 70.3 Bintan, 2016
2 peserta bersepeda Ironman 70.3 Bintan, 2016 (foto: ironmanbintan.com)
Untuk menyaksikan para manusia perkasa bertanding, kami harus bangun jam 4.30 karena acara dimulai jam 6 pagi. Butuh 1 jam dari tempat kami menginap di Tanjung Pinang ke lokasi lomba. Kami masih sempat mandi dan minum teh sebelum berangkat dengan mobil yang sudah disediakan Dinas Pariwisata Bintan. Tadinya sih kami sudah siap-siap kendaraan pribadi. Tapi karena mendengar para blogger akan meliput, kami diberikan fasilitas ini. Terimakasih ya Pak Luki


Terus terang ini akan jadi pertama kalinya saya menyaksikan pertandingan triathlon. Biasanya hanya melihat di layar kaca. Triathlon adalah perlombaan yang mengharuskan pesertanya untuk melakukan 3 jenis olah raga berturut-turut, yaitu renang, sepeda dan lari. Untuk lomba kali ini, peserta harus melakukan renang sejauh 1,9 km, bersepeda sejauh 90 km dan berlari sejauh 21 km. Untuk menempuh jarak demikian, bukanlah hal yang gampang. Peserta sudah melakukan latihan intensif jauh-jauh hari sebelumnya

Ketika kami tiba dilokasi, yaitu di Lagoi Bay, para peserta sudah bersiap untuk nyemplung memulai perlombaan yang dimulai dengan berenang. Lomba dikelompokkan dalam beberapa kategori yaitu Male & Female Pro dan kelompok umur, yaitu kelompok umur 18-24, 25-29, hingga 75-79 dan 80 tahun ke atas. Wah, ada kategori umur 70 tahun keatas? Iya ada, pembawa acara memperkenalkan seorang peserta berusia 79 ketika dia akan start dengan kelompoknya. Dia terlihat jauh lebih muda dibandingkan orang berusia 79 pada umumnya. Dia segar dan bugar.

Untuk kemudahan pengenalan, paserta diberikan topi renang dengan warna yang berbeda sesuai dengan kategori masing-masing. Ada kuning, biru, oranye, kuning dll. Lalu mereka start sesuai dengan kelompok masing-masing. Musik bernada gembira terdengar terdengar keras dari speaker, menyemarakkan uji kekuatan fisik dan mental ini

Jalur berenang dibuat dengan menandai laut dengan bola-bola yang mengapung. Ada genderang yang ditabuh ketika peserta mendekati area finish renang. Penonton bersorak-sorai menyemangati peserta. Tapi terlihat suporter yang paling keras suaranya adalah keluarga/atau atlet yang meneriakkan nama yang mereka dukung.

Selanjutnya peserta langsung menuju sepeda mereka yang sudah disusun berjejer. Di dekat sepeda sudah diletakkan perlengkapan yang akan mereka pakai untuk bersepeda, sepatu, kaos kaki, kacamata, botol minuman dan makanan berkalori tinggi yang biasa dimakan atlet-atlet ketika berlomba (apa ya namanya). Satu persatu peserta bertukar pakaian, memasang sepatu, meneguk minuman lalu menyambar sepeda mereka. Melanjutkan kejalan untuk menempuh 90 km jalan raya. Musik terus membahana memberangkatkan mereka.

Kami mengikuti peserta dari belakang dengan mobil, untuk mengambil gambar. Saya melihat kecepatan peserta mengayuh sepeda tidak terlalu cepat, mungkin 40-50 km/jam. Kami berhenti dijalan, sambil mengambil gambar ikut menyemangati peserta yang melintas, saya terutama lebih bersuara keras ketika menyemangati peserta yang ganteng wanita. Saya bangga melihat para perempuan kuat itu
Ironman 70.3 Bintan, 2016
Bersiap untuk berenang (foto: ironmanbintan.com)

Kami kembali ke garis start/finish untuk menyaksikan peserta yang tiba duluan. Sudah mulai ada peserta yang selesai bersepeda. Mereka menaruh sepeda ditempat semula, berganti sepatu, lalu mulai berlari. Disini mulai terlihat wajah lelah mereka.

Kami kemudian stand by di garis finish lari. Sekumpulan anak-anak sudah siap melambai-lambaikan balon plastik berwarna merah putih yang diisi angin. Finisher pertama adalah Fredrik Croneborg dari Swedia dengan waktu tempuh 03:59:27, disusul Matt Burton dari Autralia di tempat ke-2 dengan waktu tempuh 04:00:23. Pemenang ke-3 adalah Michael Fox dari Australia, dengan waktu 04:01:33


Ironman 70.3 Bintan, 2016
Selesai berenang, menuju sepeda




      
Ironman 70.3 Bintan, 2016
Salah satu peserta melintas di patung komodo, Lagoi

Ironman 70.3 Bintan, 2016
Peserta tersenyum kepada penonton yang menyemangatinya
Ironman 70.3 Bintan, 2016
Salah satu peserta terdepan dikawal ketat petugas kepolisian


Ironman 70.3 Bintan, 2016
Bersiap untuk tantangan selanjutnya: lari sejauh 21 km
Menuntun sepeda menuju jalur berlari
Ironman 70.3 Bintan, 2016
Supporter-suporter cantik di Ironman 70.3, Bintan

Fredrik Croneborg (celana merah-pemenang pertama) berpelukan denganMatt Burton (pemenang ke-2) di garis finish

Peserta Indonesia Oscar Feryanto menduduki posisi ke 11 dengan waktu tempuh 04.29.04, dan Abdoullah Mithiche di posisi 15 dengan waktu tempuh 04:39:19. Selengkapnya daftar pemenang bisa dilihat disini

Brown atau Croneborg?

Ada pengalaman memalukan lucu soal pemenang pertama ini, ceritanya saya sudah mendengar soal Cameron Brown yang menang berturut-turut selama beberapa tahun belakangan ini. Saya melihat di media online, wajah Croneborg (pemenang 2016) mirip dengan Brown. Jadi ketika Croneborg berdiri didekat saya, saya bilang: congratulation Mr Brown. Dia bilang: thank you. Padahal dia bukan Brown, setelah namanya disebutkan oleh MC baru saya sadar dia bukan Brown *nyemplung ke got* Kejadian ini terjadi sambil direkam di hp lagi, duhh...

Peserta lainnya menyusul satu persatu. Ada yang terlihat tegap, ada yang sudah tertatih, bahkan pincang karena kram. Mereka dikalungi mendali berwarne emas ketika tiba di garis finish. Peserta yang belakangan tiba ini yang bikin terharu. Saya paham benar bagaimana rasanya berjuang dengan sisa-sisa tenaga untuk sampai ditujuan karena saya juga pernah ikut lomba lari dan mendaki gunung. Lomba lari sendiri sebenarnya kurang tepat jika disejajarkan dengan triathlon, soal tantangan fisiknya mungkin lebih cocok dibandingkan dengan mendaki gunung.

Acara ditutup dengan pengalungan bunga untuk pemenang, dan musik yang dimeriahkan oleh DJ Marcel Candrawinata

Secara keseluruhan acara ini sangat menarik untuk disaksikan, tapi saya tidak melihat banyak masyarakat umum yang ikut menyaksikan. Mungkin karena acara yang masih sangat pagi, dan pantai ditutup untuk umum. Saya sendiri tidak melihat adanya larangan untuk umum memasuki lokasi lomba. Kami juga bisa masuk dengan bebas.

Saya sendiri sangat senang sudah menonton event ini. Saya melihat juga di website Ironman, bahwa Ironman akan diadakan lagi tahun depan di bulan Mei, dan, pendaftara sudah dibuka

Silahkan lihat video Ironman 70.3 Bintan karya Danan Wahyu disini
 

9 comments:

Agus Saputra Asad said...

sayang maren gk bisa datang menyaksikan, seru kayknya ini semoga next bisa lihat asyekkk

Rina said...

Tahun depan Sad, bulan mei ada lagi :)

Lina W. Sasmita said...

Duh aku padahal pengen atang banget ke sini, sayang waktunya bentrok.

Eka Handa said...

Wkkk, congrats Mr Brown.. lol, itu lucu kak.

ana ummu fitry said...

hiks...sedih tak jadi ikut

Evi said...

Hahaha itu Mister Browns asli tapi palsu pasti nyesek juga dalam dadanya kali ... tapi dia tidak Berusaha menjelaskan siapa dia ya Mbak Rin?

Rina said...

Masih ada tahun depqn mbak, mudah2an tahun depan nggak ada panggilan darurat lg ����

Rina said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Rina said...

Mungkin dia malas atau mungkin ga jelas mendengarnya mbak, tp untungnya aku ga dilempar sepatu haha..