Wednesday, February 15, 2017

Tetap Sehat Dalam Perubahan Cuaca Ekstrim Saat Travelling

Teman-teman ada yang pernah sakit karena travelling? Atau mungkin nggak enak badan? Mungkin pernah ya, saya sih pernah dulu. Sakit saat jalan-jalan nggak enak banget, karena hari-hari kita saat liburan sangat terbatas, kita punya daftar panjang tempat-tempat yang ingin dikunjungi. Tapi badan malah meriang, pegal-pegal dan lemas. Jangankan dibawa berjalan jauh, untuk sekedar berdiri saja terasa lemas. Maunya tiduran saja. Saya ingat pernah saya hanya duduk di tepi kolam renang yang bagus banget, melihat teman-teman berenang dan bercengkrama. Lemes dan ngga punya tenaga



 Perubahan Cuaca Ekstrim

Saat jalan-jalan, kita  terpapar oleh cuaca yang berubah dengan cepat. Panas menuju bandara, tiba-tiba tubuh harus merasakan kedinginan karena pendingin ruangan didalam bandara dan didalam pesawat. Dari kedinginan, kita terpapas cuaca hangat lagi saat tiba ditujuan.

  

Di perjalanan juga kita melewati jalanan, bandara, dengan ribuan orang lalu lalang dari berbagai negara. Udara tentunya sudah terpapar berbagai mikro organisme yang bisa jadi merugikan buat tubuh kita.

Belum lagi makanan selama dijalan yang belum tentu bergizi cukup dan bersih. Kita makan makanan apa saja yang ada ditempat yang kita kunjungi.

Bagaimana cara menjaga kesehatan tubuh supaya tetap sehat dalam perubahan cuaca ektrim?  

1. Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh

Sistem imun adalah sistem yang bekerja menjaga pertahanan tubuh kita terhadap serangan penyakit dengan menghancurkan kuman yang masuk kedalam tubuh kita. Sistem imun ini bisa kurang maksimal bekerjanya jika kita makan makanan yang tidak sehat, kurang olah raga dan stress. Untuk anak-anak, sistem imun ini belum bekerja dengan sempurna, demikian juga untuk orang tua, sistem imun sudah mulai mengalami penurunan

Biasanya saya selalu membawa Stimuno didalam tas kecil obat-obatan saya. Kalau jalan dengan ponakan, saya bawain juga yang buat anak-anak. Karena saya nggak mau kalau perjalanan kami berantakan gara-gara sakit. Pokoknya ga boleh sakit kalau sedang jalan-jalan

Stimuno adalah herba yang terbuat dari tanaman meniran ( phyllanthus Niruni), yang bekerja langsung pada sistem imun. Karena terbuat dari bahan alami, Stimuno aman dikonsumsi dalam jangka panjang. Sudah teruji secara klinis bisa membantu proses penyembuhan.




















Jadi Stimuno itu multivitamin? Tidak sama, teman-teman. Karena multivitamin gunanya memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak, sednagkan Stimuno memperbaiki dan memperkuat sistim imun dari dalam

2. Istirahat Yang Cukup

Sesibuk apapun jadwal perjalanan, usahakan untuk tidur minimal 6 jam sehari. Bisa jalan-jalan sampai malam, ngerumpi dengan teman sampai jam 12 malam, lalu tidur mulai jam 12 hingga jam 6. Kalau bisa hingga 8 jam lebih baik. Menjaga keseimbangan antara aktifitas dan istirahat itu sangat penting supaya kita bisa tetap fit

3. Makanan Yang Bergizi

Sama pentingnya dengan istirahat, adalah makanan yang bergizi. Tubuh membutuhkan asupan makanan yang sehat untuk tetap beraktifitas dan meregenerasi sel-sel tubuh yang rusak

Kapan Mengkonsumsi Stimuno?

Minum Stimuno setiap hari ketika:- Saat stamina menurun
- Aktifitas Berlebihan seperti Travelling, ibadah haji/umroh
- Ujian yang membuat seseorang/anak belajar terus menerus

Cukup sesendok Stimuno Syrup sehari untuk anak-anak, dan 1 kapsul Stimuno Forte sehari untuk dewasa. Tapi kalau sakit, dosis menjadi 3 kali sehari yaaa.

Mungkin sering dengar Stimuno dari tivi, tapi mungkin nggak semua tahu kalau brand ini mendapat penghargaan sebagai TOP Brand for Kids dari 2010 hingga 2015, Anugrah Produk Asli Indonesia (APAI), No 1 Most Recommended Brand 2010-2015 dan Mom's Choice Brand 2011 hingga 2013. Keren ya? Jangan ragu minum Stimuno! :)




3 comments:

Dian Radiata said...

Anak-anakku juga minum stimuno niih...

rina said...

Dian: sama dong mbak Dian :)

Lina Astuti said...

Stimuno emang bagus untuk kekebalan tubuh. Aman karena bahannya herbal.