1. Fitnes
Fitnes berasal dari bahas inggris dengan kata dasar fit yang artinya bugar. Jadi fitnes club artinya adalah klub kebugaran. Bukan jenis olah raga tertentu
Umumnya orang awam mengira dikira olah raga dengan alat-alat dumbel, barbel, sepeda fitnes, peck deck fly, calf press dan segala alat olah raga. Sedangakan senam disebut aerobic. Contoh kalimat salah: Saya nggak mau fitnes, soalnya takut ototnya jadi gede. Padahal doi member tempat fitness itu. Maksunya dia sebenarnya nggak mau pakai alat-alat karena takut berotot. Kalau saya bilang mau fitnes, mereka komentar: nggak takut berotot? Saya bilang saya mau senam, lalu mereka berusaha membenarkan kalimat saya: ohh itu namanya aerobic, yang pake alat itu yang fitnes *nyemplung ke got*
 |
| House of Coffee Brewing HOC Batu Aji, tampak depan |
Teman-teman warga Batam yang suka ngopi dan makan, ada tempat nongkrong baru nih, namanya House of Coffee. Lokasinya di Batu Aji arah Marina, tidak jauh dari Hotel Merlion. Berdiri dijejeran ruko-ruko, bangunannya terlihat menonjol
Rupanya cafe ini sudah mulai buka sejak 31 Januari 2016. Tapi grand openingnya baru tanggal 21 Juli.
 |
| Bike to work dengan simerah |
Saya musti memulai dengan cerita, betapa naiknya berat badan saya
belakangan ini. Sejak Libur Natal & tahun baru kemarin total 4kg
lemak bertambah di tubuh saya. Tidak Langsung sih naik 4 kg. Saat cuti
dan berlibur akhir tahun saya "menabung" 2 kg, selanjutnya bertambah
pelan-pelan. Ini membuat saya tidak nyaman, berpakaian tidak terlihat
ok, rok dan celana terasa sempit dibagian pinggang.
Untuk mempersingkat cerita, saya meminta kembali sepeda yang dipinjam abang saya, karena ingin bersepeda lagi
 |
| Danau buatan bekas galian bauksit yang berubah jadi begini bagus |
Liburan Hari Raya Idul Fitri hari ke-2, saya mengikuti tur 1 hari ke Bintan dengan Dua Humairah Travel.
Pukul 6.45 kami sudah tiba di titik kumpul, yaitu pelabuhan Punggur. Saya harus bangun pukul 4.30 untuk tiba di punggur yang jaraknya 1 jam dari rumah saya, karena berangkat dari rumah teman untuk nebeng mobilnya. Waktu kumpul yang ditentukan pihak travel sebenarnya pukul 7. Kami sempat sarapan
yang jauh dari enak di warung yang ada di ruang tunggu pelabuhan
Blogger Kepri sudah berdiri selama 1 tahun, ulang tahunnya di 2 Juli. kelompok ini berisi para penulis yang memuat tulisan mereka di buku-buku dunia maya, atau yang disebut blog. Blogger Kepri tadinya khusus untuk blogger yang berada di Batam, tapi karena semakin banyak anggota diluar Batam yang bergabung, group merubah regionalnya yang tadinya hanya Batam, menjadi Kepri.
Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan pertama yang bisa dilihat
disini
 |
| Tenda dan hammock saya di Pantai Sakera, Bintan |
Dalam perjalanan menuju Lagoi saya cukup relax, mungkin karena saya sudah tahu seberapa jauh jarak yang akan saya tempuh, dan bagaimana keadaan dijalan. Tidak seperti pada
perjalanan pergi.
Saya tiba di Sungai kecil jam 11.00, Cahaya mengirimkan pesan bahwa dia tidak akan jadi datang. Saya mulai menghitung-hitung waktu. Jika saya makan dan mengisi baterai hp 1 jam, lalu berkendara ke Lagoi sekitar 30 menit. Maka saya akan sampai sekitar jam 1. Waktu saya main-main di Treasure Bay
 |
| Inilah motor yang menemani perjalanan saya selama 2 hari di Pulau Bintan |
Judulnya terinspirasi dokumenter National Geographic yang berjudul "Dont Tell My Mom", soal trip berbahaya yang si pelakunya berharap tidak ada yang memberitahu Ibunya. Saya juga begitu, jangan bilang emak saya ya kalau kali ini saya akan jalan sendiri, sorangan, bukan apa-apa, saya tidak mau membuat dia kepikiran. Saya memang lagi pengen aja bertualang sendiri.
 |
| Logo Welcome to Batam diatas Bukit |
Kemarin ada lomba twit yang diadakan oleh mas Danan, teman di Blogger Kepri. Isi twit musti soal Batam dengan hastag #BatamKece. Hadiahnya sebuah jaket keren berwarna merah. Memang bukan uang puluhan juta, tidak juga jutaan, tapi kami para blogger banyak yang ikutan dengan semangat
Bulan puasa sebentar lagi. Dimana-mana sudah terdengar pembicaraan soal mudik, buka puasa bersama, pesan tiket mudik dan liburan, bahkan rencana membeli baju lebaran sebelum toko membludak.
Di negara kita, Hari Raya Idul Fitri biasanya semua orang akan berlibur, bisnis akan rehat, perusahaan tutup, dan semua orang merayakan hari kemenangan. Waktu berkumpul dengan keluarga besar dan saling mengunjungi biasanya beberapa hari saja, sisa liburan biasanya kita akan berlibur bersama keluarga keluar kota. Makanya pengunjung objek-objek wisata akan membludak, jalanan menuju kesana pun macet.