 |
| Atraksi sepeda BMX dalam acara Harris Day 2017 |
Diperkirakan 1000 orang pesepeda akan ikut meramaikan acara Harris Day tanggal 9 Desember yang akan datang. Peserta akan bersepeda sejauh 23 km dimulai dari HARRIS Hotel Batam Center dan berakhir di HARRIS Resort Waterfront.
Acara yang terbuka untuk umum ini diselenggarakan untuk merayakan hari ulang tahun Harris Hotels. 5 kota akan ikut melaksanakan acara ini secara serentak yaitu: Jakarta, Bandung, Solo, Bali dan Batam
 |
| Sepeda yang sudah menemani Jin selama 7 tahun |
Suatu hari saya melihat video soal cewek Korea yang sudah keliling dunia dengan sepeda. Video ini dibagikan oleh seseorang di facebook. Melihatnya saya ternganga
 |
| Tenda ditempat tersembunyi |
Saya sering ditanyain soal keamanan selama touring sepeda. Pertanyaan-pertanyaan ini biasanya dari teman-teman yang awam tentang dunia petualangan. Saya pikir memang mengherankan buat orang-orang dan mereka mungkin sama sekali tidak punya gambaran soal apa yang saya lakukan. Karenanya saya ingin menuliskan apa yang saya lakukan untuk bisa lebih aman selama melakukan perjalanan dengan sepeda
 |
Pegunungan yang selalu terlihat kemanapun kami
selama di Pulau Lingga |
Pulau Lingga terletak di Propinsi Kepulauan Riau, dengan jarak sekitar 4 jam naik kapal dari Batam. Long weekend liburan Imlek kemarin saya melakukan touring sepeda dengan teman saya Lina, ke tempat yang merupakan Kabupaten termuda di Kepulauan Riau ini. Lingga memang baru resmi menjadi Kabupaten pada tahun 2004 dan diresminkan Mentri Dalam Negeri.
Setiap perjalanan membawa cerita tersendiri. Walau saya tidak menyesali apapun dalam perjalanan touring sepeda Dumai - Danau Toba ini, saya tetap melakukan evaluasi. Ada kesalahan yang telah saya buat yang agak merepotkan diri saya sendiri.
1. Saya tidak mengemas minyak goreng dengan aman. Ada 2 jenis minyak goreng yang saya bawa dalam perjalanan ini. 1 minyak virgin olive oil dalam botol air mineral dan yang lainnya minyak goreng biasa. Minyak goreng biasa ini saya masukkan kedalam plastik dan menaruhnya didalam nesting (periuk untuk memasak). Saya pikir dengan tanpa tekanan dari barang lain, bungkusan ini akan aman. Alhasil plastik pecah dan semua benda didalam tas (pannier) saya kena minyak. Saya harus mencuci semua, tas dan isinya, termasuk makanan berbungkus, Benar-benar musibah :( Sedangkan minya goreng lainnya yang saya kemas dalam botol ai mineral aman.
 |
| Melintas di Gunung Tua. Foto: Yasir Harahap |
Catatan Perjalanan ini adalah lanjutan catatan bagian pertama, yang bisa dilihat disini
Day 5, 26 Desember
Teman-teman SCC mengatakan group GOPAL (Gowes Palatu) sudah menunggu saya di Pos Pantau Mudik Desa Sihopok, Tapanuli Selatan. Saya diberitahu bahwa yang akan saya jumpai di Pos ini adalah anggota club sepeda yang kebetulan adalah Polisi
Saya tiba di Pos Pantau sekitar jam 5, disambut dengan hangat olah mas Yuspan dan Ito Sidabutar.
 |
Foto diambil mas Agus SCC waktu saya belum mengenal beliau,
nampak saya tersenyum karena dia menyapa dengan ramah dan
tidak terlihat seperti orang iseng |
Day 1, 22 Desember 2017
Saya memulai perjalaanan dari Batam, dengan menumpang kapal Dumai Express tujuan Dumai. Kapal berangkat pukul 7 pagi, tiba di Dumai pukul 15.30.
Karena saat itu adalah musim liburan Natal dan tahun baru, sntrian mengambil bagasi sangat panjang. Saya baru bisa keluar pelabuhan pukul 16.30
Hari ini saya bersepeda sekitar 16 km ke pinggiran kota Dumai. Mencari jalan menuju jalan lintas Sumatera tidaklah mudah. Beberapa kali saya berhenti kebingungan melihat Google Map. Rupanya bantuan manusia masih diperlukan meski teknologi demikian canggihnya
Seorang pria bahkan menemani saya hingga saya menemukan jalan yang dia jelaskan, karena apa yang dijelaskan memang cukup sulit untuk diikuti
Saya menginap dengan mendirikan tenda disebelah rumah penduduk, yang tentunya meminta izin terlebih dahulu. Mereka tidak hanya mengizinkan, tapi juga menawarkan saya menginap dirumahnya. Tapi saya menolak dan tetap memilih tenda
 |
| 2 peserta bersepeda Ironman 70.3 Bintan, 2016 (foto: ironmanbintan.com) |
Untuk menyaksikan para manusia perkasa bertanding, kami harus bangun jam 4.30 karena acara dimulai jam 6 pagi. Butuh 1 jam dari tempat kami menginap di Tanjung Pinang ke lokasi lomba. Kami masih sempat mandi dan minum teh sebelum berangkat dengan mobil yang sudah disediakan Dinas Pariwisata Bintan. Tadinya sih kami sudah
siap-siap kendaraan pribadi. Tapi karena mendengar para blogger akan
meliput, kami diberikan fasilitas ini. Terimakasih ya Pak Luki
 |
| Bike to work dengan simerah |
Saya musti memulai dengan cerita, betapa naiknya berat badan saya
belakangan ini. Sejak Libur Natal & tahun baru kemarin total 4kg
lemak bertambah di tubuh saya. Tidak Langsung sih naik 4 kg. Saat cuti
dan berlibur akhir tahun saya "menabung" 2 kg, selanjutnya bertambah
pelan-pelan. Ini membuat saya tidak nyaman, berpakaian tidak terlihat
ok, rok dan celana terasa sempit dibagian pinggang.
Untuk mempersingkat cerita, saya meminta kembali sepeda yang dipinjam abang saya, karena ingin bersepeda lagi