Monday, April 3, 2017

Enaknya Yang [Masih] Single (Baca: Jomblo)

Pertama saya mau bilang, saya bukan single warrior yang mau mempromosikan hidup single. Saya pernah baca bahwa hidup menikah itu lebih bahagia dari pada hidup sendiri. Saya percaya itu. Mungkin karena orang menikah tidak kesepian, ada teman berbagi, punya anak yang memberi warna kehidupan mereka.


Baru-baru ini juga baca artikel yang bilang hidup single lebih bahagia, hmmm... mungkin saya harus menjalani keduanya baru bisa memberikan pandangan seutuhnya. Untuk saat ini saya cuma mau menuliskan hasil pengamatan, perbincangan, curhat teman yang sudah menikah, dibandingkan dengan hidup saya yang masih sendiri

1. Saya bebas melakukan apapun dengan uang saya

Ketika tiba-tiba lihat tiket promo liburan lebaran nanti, tidak sampai 10 menit saya langsung booking. Saya mau beli sepeda, beli. Saya mau belikan ibu saya kompor gas dan mixer lengkap dengan mangkoknya biar praktis. Saya belikan. Saya tidak perlu meminta pendapat pasangan soal ini.

2. Saya bebas menghabiskan waktu kemanapun saya mau

Saya mau pergi trekking menelusuri hutan seharian, mau santai-santai nonton tv seharian, mau jalan-jalan ke Singapore 2 hari, mau liburan ke negara-negara lain 3 minggu. Tidak perlu memikirkan orang lain. Saya juga bisa nongkrong sampai jam 11 malam atau menginap ditempat teman. Tidak ada yang melarang. Dan tidak ada yang perlu difikirkan (dalam hal: meninggalkan pasangan atau anak terlantar tidak ada yang mengurus)

3. Saya tidak terikat disuatu tempat/kota

Konteksnya dalam hal mencari pekerjaan dan rencana kedepan. Saya tidak terikat pada apapun. Saya bisa memilih pekerjaan dimana saja. Saya bisa punya rencana untuk hidup ditempat yang indah semacam Lombok misalnya, atau bekerja di luar negri (lagi). Saya rasa ini akan berbeda jika saya sudah menikah dan punya anak. Pertimbangannya mungkin pekerjaan suami dan sekolah anak



4. Saya bisa punya banyak mimpi soal travelling

Saya melihat-lihat soal pacific Craist Trail, ini adalah jalur trekking yang harus dijalani sekitar 5-6 bulan mulai dari Meksiko, Amerika dan Kanada, panjangnya 3000an km. Suatu saat mungkin saya ingin menjalaninya. Atau yang lebih mudah mungkin, trekking ke Basecamp Everest atau Annapurna

Saya ingin keliling dunia juga.

Iya, saya banyak maunya.

Akan sulit memikirkan cita-cita semacam ini jika saya sudah menikah dan punya anak.

Batam, 04/04/17








5 comments:

Lina W. Sasmita said...

Kalau aku cita-cita trekking belasan hingga puluhan hari ke ABC dan EBC ternyata pelan-pelan sirna meskipun... Ah sudahlah.

rina said...

mungkin nanti kalo Chila udah besar Lin :D

Eka Handa said...

Trekking ke Basecamp Everest atau Annapurna. Sounds good kak.

Rina said...

Iya, yg menghalangi hanya pekerjaan aja, tapi kerjaan yang kasi duit, mau gimana lagi wwhwhhw

Citra said...

Wah keren kakak... tetap semangat