Monday, September 28, 2015

Kopi Raya Batam, Tempat Ngopi Dengan Makanan Indonesia

Kalau suka ngopi tapi ingin makanan Inonesia, tempat ini cocok buat anda, Kopi Raya dengan tag line Kopi se-Indonesia Raya. 


Coba lihat nih beberapa menunya: ayam penyet, ayam kecap, ayam cabe hijau, nasi goreng, lemper, kue lapis, bandrek, kopi o, kopi c, kopi tarik, wedang jahe, dan juga ada jus sayuran dan buahan. Meski menu tradisional Indonesia, makanan dikemas dengan nuansa cafe. Tapi Kopi Raya juga masih menyediakan makanan western di menu sarapan walau hanya 2 saja, yaitu sandwich tuna dan egg sandwich.


Menu Kopi Raya
Mengapa menyajikan kopi dengan makanan Indonesia? Karena Cafe yang menyediakan makanan western itu sudah biasa, kami mau menyajikan sesuatu yang beda, katanya Pak Setiadjit, saat soft launching Kopi raya 27 September 2015 kemarin. Pak Setiadjit adalah komisaris Kopi Raya yang juga seorang dokter kecantikan, salah satu dari 23 pemilik perusahaan PT.Sabar Makmur Sentosa, pengusung brand Kopi Raya  

Live Music di Kopi Raya


23 orang? Iya, rame ya, kata Pak Setiadjit, kok bisa rame banget Pak? Pak Setiadjit mulai bercerita, awalnya ada 5 orang teman yang sering ngopi dan kumpul-kumpul untuk sarapan. Dari 5 kemudian kelompok berkembang hingga menjadi 23 orang yang terdiri dari berbagai profesi seperti dokter, insinyiur, pengusaha dll. Mereka berkumpul setiap tanggal 10, 20 dan 30 setiap bulannya dan setiap berkumpul mereka harus booking tempat. Akhirnya muncul ide untuk membuka Kopi Raya. Kemudian hal ini menjadi unik, karena pemilik perusahaan dengan nama PT.Sabar Makmur Sentosa adalah 23 orang, konon ini adalah perusahaan dengan pemilik terbanyak di Batam. Dan notaris yang mengurus pendirian tempat ngopi ini terkaget-kaget karena ke 23 orang ini hadir semua ketika penandatanganan akta perusahaan dilakukan

Area Persiapan Penyajian Kopi

Ruang khusus untuk yang merokok


Kata-kata bijak di dinding Kopi Raya


Kopi sebagai produk utama, didatangkan dari berbagai daerah di Indonesia, kita mengenal kopi-kopi ini dengan nama kopi Sidikalang, kopi Aceh, Kopi Bali dll. Dibeli dalam bentuk biji dan diminta untuk dibakar sesuai dengan kemauan Kopi Raya, lalu di campur dengan takaran tertentu kata Ibu Angela, Wakil Direktur, menjelaskan. Selain mix (campuran) Kopi Raya juga menyajikan kopi original tanpa campuran. 

Kopi kita tidak kalah dengan produk impor, kata Pak Setiadjit. Kami berharap mendapat respon yang baik dari masyarakat, dan mudah-mudahan jadi destinasi wisata kuliner turis lokal maupun interlokal mancanegara, tambahnya lagi. 

Untuk mengurus Kopi Raya sehari-hari, pemilik modal tidak ikut campur secara langsung, mereka mempunyai tim managemen sendiri, jadi mereka hanya akan memberikan pendapat jika diperlukan

Nah, Kopi Raya ini kan tempatnya nyaman dan keren, mahal dong pastinya? oh tidak, kata pak Setiadjit, "harga kita dibawah cafe di mall" katanya yakin.

Waktu kami disana untuk acara pembukaan, ada live musik, apakah musik akan ada setiap hari? "Mungkin hanya weekend, atau kalau ada event, kita lihat perkembangannya bagaimana nanti" kata Ibu Angela. 


Cafe bernuansa hitam putih, dengan perabotan kayu yang menambahkan nuansa coklat. Ada tulisan-tulisan bijak yang ditulis di dinding dan ada ruangan khusus untuk perokok lho! Jadi yang  tidak merokok bisa "ngafe" aman tanpa gangguan asap rokok

Nah, yang mau nongkrong langsung aja meluncur ke  Ruko Mahkota Raya Blok F nomor 8-9, Kopi raya buka sejak jam 7.00 hingga jam 22.00. Untuk yang punya event semacam arisan atau ulang tahun, boleh melirik Kopi Raya, karena lantai 2 sedang disiapkan untuk event-event semacam ini, kapasitasnya mencapai 40 orang lho!



Kami di Kopi Raya

3 comments:

Dian Radiata said...

Yuk kita nongki2 di Kopi Raya....

Dian Radiata said...

Yuk kita nongki2 di Kopi Raya....

Rina said...

yuk..kapan yaa? :D