Tuesday, August 2, 2016

Kumpul Asyik Blogger Kepri di Zen Rooms


Toileteries/tas kosmetik Zen Rooms

Tanggal 30 Juli kemarin Blogger Kepri dapat tawaran untuk mencoba fasilitas menginap di Zen Rooms didekat Purimas, Batam Center. Tujuannya adalah memperkenalkan fasilitas yang ada di Zen Rooms kepada kami. Kami sangat senang ada kesempatan berkumpul lagi, dan karena weekend, banyak yang bisa ikutan.

Kami mendapat 10 kamar yang bisa diisi sekitar 20 orang. Hari Sabtu sekitar pukul 1 siang mas Danan sudah mengabarkan via group bahwa dia sudah check in kan semua orang, dan dia sudah bersantai dikamar menikmati fasilitas wifi. Saya yang saat itu baru selesai bersepeda sejauh nyaris 19 km beristirahat dulu sebelum menuju lokasi.

Setelah membeli cemilan untuk modal ngerumpi nanti malam, saya tiba sekitar pukul 4 dan langsung menuju kamar mas Danan dilantai 6.
Bukannya menaruh barang dulu, malah mengunjungi kakak Ices dikamarnya. Segala macam kue lebaran yang dibawa mas Ahmadi bertaburan disajikan diatas tempat tidur. Nggak salah deh saya singgah dulu disana :D

Kami membukai toples toples molek itu dengan susah payah, karena selotip yang dipasang dengan terlalu sangat aman. Setelah menyicipi kue-kue *bukan ngabisin lho ya*, akhirnya bergerak menuju kamar saya. Wohooo, masih rapi dan wangi. Segera saya foto-foto sebelum diberantakin selagi masih rapi. Kamarnya bagus dan ada sentuhan warna merah Zen Room dipojokan ruangan, yaitu sebuah notes kecil. Dikamar mandi juga ada sebuah tas kosmetik/toileteries yang lucu dan masih berwarena merah. Isinya handuk kecil yang juga berwarna merah khas Zen Rooms, hand sanitizer dan perlengkapan mandi. Dipastikan kami bisa membawa pulang tas kecil beserta isinya, asyiiik *lompat lompat manja*

Berbagai cemilan tersaji dalam acara rumpi ria di Zen Rooms
Teman-teman kalau menginap di Zen Rooms juga dapet tas merah itu lho, karena teman kami yang mencoba Zen Rooms di tempat lain juga mendapatkan tas toileteries yang sama

Saya suka warna dikamar itu, ada sedikit kuning, ungu dan putih, paduan yang tidak biasa tapi terasa "pas" dimata.

Kekurangan yang saya lihat adalah kamar ini tidak mempunyai lemari, hanya ada laci-laci dan gantungan baju. Tapi ini bukan pertama kalinya saya menginap di hotel tanpa lemari. Beberapa kamar budget hotel memang di buat tanpa lemari. Menurut pengalaman memang lemari jarang saya pakai sih ya. Saya biasanya membiarkan pakaian di koper karena tidak banyak. Tapi menurut informasi teman yang lain yang menginap juga malam itu, ada beberapa kamar yang mempunyai lemari.

Oh iya, dari tadi saya menyebut Zen Rooms, mungkin teman-teman bertanya-tanya, apa ya Zen Rooms itu? Menurut zenrooms.com, ZEN Rooms adalah Virtual Hotel Operator (VHO) yang berpartner dengan hotel hotel budget terbaik di seluruh Indonesia, Singapore, Thailand, Filipina, Sri Lanka, dan Brazil. ZEN Rooms menawarkan pengalaman traveling yang lebih efisien. Mengapa efisien? Karena mereka memilih kamar terbaik di suatu kota. Mereka menyusuri kota untuk mendapat hotel bintang 2 – 3 terbaik dari segi lokasi, fasilitas, dan harga. Kemudian ZEN Rooms minta alokasi khusus kepada hotel tersebut. Misalkan, di suatu hotel terdapat 100 kamar, ZEN Rooms mengambil 10 hingga 15 kamar terbaik.

Apa saja yang dilihat? Ada 5 kualitas utama yang mereka pastikan untuk tamu: kamar bersih, tempat tidur yang nyaman, kamar mandi dalam, AC, dan WiFi gratis. Ini adalah kualitas minimum yang dibutuhkan traveler berdasarkan hasil riset. Zen Rooms menjamin harga yang lebih murah 20% hingga 40% dari rate standar di luar lho. Lumayan ya? Nah, kalau tertarik, silahkan lihat informasi soal Zen Rooms disini yah teman-teman https://www.zenrooms.com/id




Hotel Kaliban, tempat Zen Rooms berada

Bagus yah wall papernya

Zen Rooms, dekat Purimas Batam Center
Zen Rooms, dekat Purimas Batam Center

Kumpul-kumpul warga Blogger Kepri di Zen Rooms
Memandang keluar jendela

Setelah mengambil gambar, saya kembali ke kamar Mas Danan yang akhirnya menjadi base camp malam itu. Teman-teman yang lain sudah datang satu persatu, dan semua kumpul disana. Membicarakan berbagai hal yang terjadi di dunia


Kami mengobrol sampai pukul 23 lebih, ketika kembali ke kamar masing-masing kami berjanji untuk sarapan bareng jam 07.00. Tapi esoknya apakah kami sarapan bareng? Rupanya masih banyak yang belum bisa bangun sesuai dengan janji semalam. Ketika saya ke ruangan sarapan, hanya ada beberapa orang disana. Yang lain menyusul kemudian satu persatu
Sarapan

Sarapan dengan Adel yang abis kesetrum ^_^

Sarapan babak ke 2, roti panggang, selai serikaya dan teh panas

Menu sarapan ada nasi goreng, ikan goreng, sayur capcay, buah, bubur kacang hijau, roti bakar dengan berbagai selai, kopi dan teh. Walau dengan menu terbatas, saya puas dengan rasa makanannya. Saya bisa makan ikan sepuasnya *fans berat ikan*















7 comments:

sarah eyie said...

berharap zen rooms bisa menjelajah banyak kota di seluruh indonesia lagi. kan lumayan bagi backpacker dapat hotel yang murah namun berkualitas

Rina said...

Sarah: iya mbak Sarah, masih kurang banyak yaa, aku juga nyari daerah batu aji nggak ada. Mudah-mudahan bertambah terus ya

Ira Novita S said...

Zen rooms itu murah tapi kayaknya kualitasnya ok juga ya.

Rina said...

Ira: Iya Ira :)

Uma Soultan said...

Kece nih ZEN Rooms, tarif murah tapi kualitas lebih

Agus Saputra Asad said...

argggg itu cemilan buanyakkk akoh gk ngerasain...hiks

Lina W. Sasmita said...

Kenapa aku gak icip kue-kue itu? Huaaa gak kebagian.