Tuesday, April 25, 2017

Mengunjungi Air Terjun Kuang Si (Waterfalls), Air Terjun Terindah di Laos

Air Terjun Kuang Si adalah tempat wisata yang paling banyak di kunjungi di Luang Prabang, Laos. Tempat ini berjarak sekitar 29 km dari kota Luang Prabang. Bisa ditempuh dengan motor sekitar 45 menit hingga 1 jam. Saya dengan beberapa teman yang saya kenal saat perjalanan ini, menyewa motor dengan harga sekitar Rp 150.000/motor

Pengalaman menginap dari hostel ke hostel


Ketika kami berangkat dari Luang Prabang, suhu 17 derajat celcius, jadi kami (harus) memakai jaket diperjalanan. Memang Luang Prabang cukup dingin di bulan Desember, karena saat itu di utara sedang musim dingin


Perjalanan cukup mudah karena kami menggunakan aplikasi peta yang bisa dipakai meski tidak ada koneksi internet yaitu maps.me. Di pintu masuk air terjun kami membayar tiket masuk dengan harga 20.000 kip atau sekitar 30.000 rupiah. Berjalan beberapa meter kami melihat-lihat penangkaran beruang yang memang berada di kawasan air terjun ini. Beruang berwarna hitam ini nampak bermalas-malasan dan bermain dengan beruang lainnya.

Kami berjalan terus hingga menemukan sungai biru yang merupakan bagian dari air terjun Kuang Si. Kami berhenti untuk berfoto-foto tanpa menyadari, tempat kami berfoto saat itu jauh kalah indah dibandingkan air terjun yang akan kemi lihat beberapa puluh meter didepan. Ada beberapa orang yang berenang, padahal buat saya, menyelupkan ujung jempol saja sudah sangat dingin. Mereka memang bule-bule yang (hampir pasti) hidup di negeri 4 musim. Pasti lebih tahan ama cuaca dingin ya boo..

Kuang Si terasa sangat istimewa  setelah melihat bagian air terjun tertinggi. Air terjun ini bertingkat-tingkat dan berwarna biru. Hutan lembab disekelilingnya menambah keindahan air terjun ini. Banyak pengunjung yang menumpuk disini, sehingga mengambil foto merupakan tantangan tersendiri.

Beruang di penangkaran, di pintu masuk Air Terjung Kuang Si










Perjalanan Darat Menempuh 4 Negara Dengan Jalan Darat (Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam)


Bukit Terjal

Setelah puas menikmati air terjun, kami mendaki bukit untuk melihat awal air terjun ini. Bukit ini sangat terjal, butuh 30 hingga 45 menit untuk mendakinya, tergantung stamina. Tapi pemandangan diatas sangat setimpal dengan perjuangan merayap keatas. kami bisa melihat aliran sungai yang kemudian berakhir disebuah tebing terjal, yang kemudian menjadi air terjun. Sebuah palang dari kayu dibuat untuk membatasi antara akhir sungai dengan tebing, untuk keamanan pengunjung.

Akhir sungai ditebing ini, yang kemudian menjadi air terjun

Disini kita bisa menikmati minuman ringan dan kerupuk pisang khas Laos yang sangat enak. harganya sama dengan harga ditempat lain. Bukan harga turis, seperti harga-harga di tempat wisata pada umumnya. Kita bisa naik rakit bambu ke awal sungai dengan biaya 10.000 Kip/orang (atau 15.000)

Kami menikmati waktu santai, lalu turun kebawah. perjalanan menuruni jalan terjal lebih sulit dibandingkan menaikinya. Kami tiba dibawah, kemudian mengetahui kalau ada jalan tangga yang lebih mudah. Kami menertawakan diri sendiri.  Teman-teman kami sudah menunggu dengan cemas, karena kami cukup lama diatas.

Diperjalanan pulang, kami singgah di sebuah tempat makan yang menyajikan pemandangan sungai Mekong. Rumah makan  ini baru saja dibangun dan masih menyediakan minuman saja. Kami kembali ke Luang Prabang menjelang magrib dan mengembalikan motor ke tempat penyewaan

Video air terjun bisa dilihat disini



2 comments:

mohamad maes fauzi said...

Laos cuacanya seperti China ya?

rina said...

Agak dingin mas kalo akhir tahun, karena mereka udah di utara, ga jauh lagi dari cina