Sunday, November 19, 2017

Desa Wisata Kampung Terih, Pantai Baru di Nongsa




Pelantar di Kampung Terih, juaranya spot foto ditempat ini
Desa Wisata Kampung Terih adalah sebuah pantai dan kampung wisata yang terletak di Kecamatan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau. Pantai ini baru dibuka untuk umum sekitar 6 bulan lalu, soft launching dilakukan awal November kemarin. Pantai ini dikelola oleh Penjelajah Alam Kepri (PARI) bekerjasama dengan penduduk setempat. Pantai ini dikelola dengan semangat muda karena mengakomodir keinginan wisatawan masa kini yang ingin spot-spot bagus untuk berfoto


Mereka Tema-tema yang pernah diangkat antara lain tema topi. Pengelola menggantung banyak topi yang memberikan nuansa unik, untuk bisa digunakan pengunjung untuk berfoto. Ada juga tema botol. Botol-botol dicat warna warni kemudian digantungkan berjejer dengan tali. Tidak pernah ada pantai yang melakukan ini di Batam

Saya melihat sudah banyak keluarga-keluarga yang datang kesana berpiknik, barbeque party, dan mandi-mandi. Air cukup dangkal dipinggir Pantai, sehingga cukup nyaman untuk serombongan anak-anak berenang dan bersenda gurau

Spot Foto Menarik

Menurut saya, spot foto paling menarik adalah pelantar yang panjangnya mencapai 30-40 meter, ada untaian dahan pohon yang membuat foto menjadi menarik. Kapal-kapal yang sedang parkir membuat foto semakin bagus. Sebuah sampan kecil yang sudah tidak dipakai lagi digantung dengan 2 utas tali kepohon, pasti membuat kalian ingin berpose disana. Ada juga pintu yang dibuat menjadi semacam bingkai putih yang cukup kekinian. Cekrek cekrek!

Camping/ Berkemah

18 November lalu saya sempat camping di pantai ini 1 malam, saya mendirikan tenda dipinggir pantai. Ada toilet dan sumur umum yang bisa digunakan pengunjung disini. Ada juga pondok-pondok untuk duduk-duduk santai. Angin berhembus sehingga membuat suhu cukup sejuk. Cukup sejuk hingga perlu memakai sleeping bag/selimut saya

Paginya saya melihat botol-botol digantung, sesuai dengan tema hari itu, yaitu botol warna warni. Botol-botol ini digantung di pelantar, yang menambah warna foto yang akan diambil disini.

Jadi jika camping, kita bisa membersihkan peralatan memasak sampai bersih, mandi bahkan mengambil air untuk disumur untuk dimasak lalu diminum


Pelantar di Kampung terih, Dibingkai dahan pohon


Ini adalah gerbang Kampung Tua Terih
Camping di Pantai Terih









Makanan

Kebetulan saat saya di Kampung Terih ada peluncuran menu makanan yang akan mulai dijual hari itu. Makanan yang dijual antara lain Renjong Bumbu Merah, Renjong Goreng Tepung, Bawal Asam Pedas, Cumi Masak Hitam, Sambal Matah Sambal Tempe, singkong, jagung, dan pisang rebus. Saya mencoba semua makanan yang diperkenalkan. Semuanya enak banget. Saya sangat suka Ranjung tepung goreng karena bisa dikunyah sampai cangkangnya haha. Sambal tempe dan sambal matahnya juga maknyus dan pedas sampai ke ubun-ubun 😄. Harga per paket dan perkilo juga

Perlu dibawa kesini

1. Makanan kecil karena tidak ada yang jualan menetap, hanya ada pedagang yang datang dengan motor atau berjalan kaki, lalu pergi beberapa  menit kemudian


2. Disini ada penjual air kelapa, jika anda ingin selain itu, silahkan membawa.

3. Tikar, untuk alternatif jika pondok-pondok penuh

Petunjuk Arah

Masuk dari Hang Lekiu, Nongsa (Setelah POLDA KEPRI)
Kemudian perhatikan plank petunjuh dipajang disimpang, disebelah kiri jalan (Ada Tower disini)
Pantai Terih sekitar 2 km dari tower ini

Video perjalanan saya bisa dilihat disini







3 comments:

Desy Oktafia said...

Awal baca judulnya kirain Kampung Perih kak.
Rupanya Terih.
wkwkwkw.

nice info kakaak.
penasaran mau berkunjung langsung kesini.

Rina said...

Desy: haha..mirip ya XD

Fanny f nila said...

Omg, itu kenapa aneka seafoodnya amat sangat menggodaaaaaa :o .. Jd pgn ksana mba.. Aku tuh ga suka panas sbnrnya.. Tp kalo ke daerah pesisir gini bisa nemu kuliner seperti itu, bakal aku jabanin deh :)