Ketahui Asal Dana Koperasi Tempat Anda Meminjam Uang

Foto: dream.co.id

Koperasi simpan pinjam adalah salah satu unit usaha di bidang ekonomi yang sudah banyak berkembang. Dilihat dari awal kemunculannya hingga sekarang, sudah banyak orang yang terbantu dengan munculnya koperasi jenis ini. 

Koperasi simpan pinjam hampir sama dengan koperasi yang lain. Koperasi ini menghimpun dana yang disimpan oleh para anggotanya. Selanjutnya, uang yang telah disimpan oleh para anggota dipinjamkan kepada anggota lain yang sedang membutuhkan yang bisa digunakan sebagai modal usaha.

Pergerakan ekonomi membuat usaha koperasi simpan pinjam semakin menjanjikan. Uang yang telah dipinjamkan kepada anggota akan memiliki bunga dengan tingkat rendah yang harus dibayar oleh anggota sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati sebelumnya. Biasanya, perjanjian tersebut akan berbentuk sebuah kontrak. Koperasi simpan pinjam akan mendapat keuntungan dari bunga tersebut. Nantinya, bunga yang telah didapat setiap tahun akan didistribusikan secara merata kepada seluruh anggota. Namun, hal yang perlu anda tahu adalah sumber dana yang dimiliki oleh koperasi simpan pinjam tidak hanya berasal dari bunga pinjaman uang yang diberikan oleh para anggota. Ada beberapa sumber dana lain yang sebaiknya anda tahu sebelum memutuskan untuk melakukan peminjaman uang di koperasi simpan pinjam.

  1. Simpanan Pokok
Simpanan pokok suatu koperasi simpan pinjam bisa dipahami dengan biaya pendaftaran. Bila anda pertama kali menjadi seorang anggota di salah satu koperasi simpan pinjam, maka anda akan diharuskan membayar sejumlah uang yang digunakan sebagai biaya pendaftaran. Uang tersebut tidak bisa anda tarik kembali atau bisa dikatakan akan menjadi sumber pendapatan yang dimiliki oleh koperasi simpan pinjam tersebut. Nominal atau besar biaya simpanan pokok yang harus anda bayar tentu saja berbeda di tiap koperasi simpan pinjam. Hal tersebut akan bergantung pada kebijakan yang telah ditetapkan.

  1. Simpanan wajib
Pernahkah anda membayar sejumlah iuran pada salah satu organisasi atau kepanitiaan tertentu? Hal tersebut juga dilakukan dalam koperasi simpan pinjam. Sebuah koperasi simpan pinjam akan menetapkan sejumlah biaya yang harus anda bayar setiap periode tertentu. Besar uang yang harus dibayar dan periode pembayaran tentu saja berbeda antara satu koperasi simpan pinjam dengan koperasi simpan pinjam yang lain. Nantinya, uang ini akan terus diputar agar bisa digunakan oleh anggota yang sedang membutuhkan bantuan dana untuk memulai sebuah bisnis tertentu.

  1. Simpanan bebas
Simpanan bebas bisa dikatakan sebagai tabungan yang nominalnya ditentukan sendiri oleh para anggota. Koperasi simpan pinjam tidak menentukan berapapun nominalnya. Simpanan bebas bisa diserahkan oleh para anggota kapanpun waktunya. Nantinya, uang yang telah diserahkan kepada koperasi simpan pinjam sebagai simpanan bebas bisa diambil kapan saja sesuai dengan apa yang diinginkan oleh anggota tersebut.

  1. Donasi atau hibah
Sesuai dengan namanya, sumber uang yang dimiliki koperasi simpan pinjam ini bersifat tidak mengikat sama sekali. Anggota koperasi simpan pinjam bebas memberikan uang dengan jumlah tertentu. Status yang diberikan kepada uang yang telah didonasikan tidak lagi milik anggota tersebut. Melainkan sudah menjadi milik koperasi simpan pinjam.
Salah satu koperasi simpan pinjam terpercaya yang bisa anda gunakan layanannya adalah koperasi simpan pinjam yang bisa anda akses informasinya di Multi Inti Sarana. di sana terdapat berbagai macam informasi terkait koperasi simpan pinjam yang akan anda coba. Anda juga bisa bertanya tentang berbagai macam hal yang terkait dengan narahubung yang tertera di sana.


Share:

6 comments

  1. Selama ini taunya cuma Simpanan Pokok, wajib, dan simpanan bebas. Baru tau adanya Donasi. Bagus banget ini kalau bisa donasi dan tidak ditetapkan nominal donasinya.

    Aku ikut koperasi sejak kerja. Saling tolong menolonglah. Keren kak

    ReplyDelete
  2. Udah lama ga belajar soal koperasi, rasanya jadi ingat waktu sekolah dasar. Aku udah ga ikut koperasi lagi, karena di kantor tidak diwajibkan.

    Cuma kok aku jadi tertarik ya buat gabung koperasi. Karena suka sama prinsipnya yang gotong royong

    ReplyDelete
  3. Rasanya kok udah lama banget nggak denger yang namanya koperasi ya kak wkwk.
    Dulu di tempat aku kerja awal-awal di Batam, ada koperasi yang udah jalan bagus, memang mensejahterakan anggotanya sih.

    ReplyDelete
  4. Pengen banget nih di tempat kerja bikin koperasi. Tapi sayang nggak ada yang kelola. Padahal udah ngumpulin bahan dan mempelajari mekanismenya.

    ReplyDelete
  5. Koperasi ini memang membantu banget ya kak. masing-masing perusahaan perlu ada koperasi. Apalagi kalau perusahaan terjadi penurunan produksi, kolaps, koperasi bisa menjadi 'kaki'. Aku juga aktif di salah satu koperasi lho kak. hehe

    ReplyDelete
  6. saya di kantor jg mengurus koperasi karyawan
    jadi memang ada simpanan pokok waktu awal bergabung
    simpanan wajib tiap bulan dan simpanan sukarela sesuai keinginan mereka
    alhamdulillah sekarang nilai pinjaman udah bisa maksimal 4 jt per orang
    dan tabungan mereka ada yang sudah 1,5 jt
    sangat membantu banget untuk karyawan yang butuh dana
    bahkan ada yang menggunakan untuk beli emas, perabot dll

    ReplyDelete

Terimakasih sudah mampir, silahkan tinggalkan pesan untuk tulisan ini yaa. Terimakasih