Tuesday, October 31, 2017

Bersepeda dan Camping Dari Batam ke Pemancingan Poyotomo, Bintan

Pemaningan poyotomo, bintan
Tenda dan Sepeda saya  di Pemancingan Poyotmo
Saya berkemah/camping di Pemancingan Poyotomo, Bintan, 27 Oktober yang lalu.

Jarak total antara tempat tinggal saya ke Pemancingan Poyotomo adalah 60,6 km (diluar perjalanan dengan kapal). Perjalanan ini saya lakukan dengan mountain bike atau sepeda gunung sendirian. Sepeda gunung sebenarnya tidak cocok untuk bersepeda dijalan raya, karena ban sepeda yang besar membuat sepeda menjadi berat. Lebih cocok memakai ban yang lebih ramping.
Tapi saya memakai apa yang saya punya saja.  Ada 2 orang teman yang ikut dalam perjalanan ini tapi mereka menggunakan motor dan tidak berangkat bersama saya.

Saat ini saya memang sedang latihan intensif untuk bersepeda ke tempat yang lebih jauh lagi. Jadi saya memulai dengan bersepeda ke Bintan. Karena inilah tempat paling dekat dari Batam (dalam negeri). Saya sebenarnya ingin membawa perlengkapan untuk berkemah dengan lengkap, tapi belum mempunyai peralatan yang lengkap, seperti dudukan untuk tas sepeda (pannier) dll.

Perlengkapan dan Sepeda

Karena Pemancingan Poyotomo menyediakan tenda, saya tidak perlu membawa perlengkapan camping. Saya tinggal membawa pakaian saja untuk menginap 1 malam dan barang-barang seperti: kamera, minuman serta barang-barang kecil lain seperti power bank, tissue, makanan kecil, mini tripod dll. Saya mengikat pakaian saya di sadel sepeda, supaya beban ransel saya tidak terlalu berat. Barang yang saya butuhkan diperjalanan seperti kamera, uang, power bank, saya taruh di tas di stang sepeda (handle bar bag).

Saya harus jujur agak mengabaikan hal darurat ketika itu, karena tidak membawa peralatan untuk kejadian seperti ban bocor atau rantai putus. Saya agak yakin hal itu tidak akan terjadi karena sepeda saya masih berusia belum 3 bulan, jadi part-partnya masih segar, apalagi jalanan yang akan saya lalui cukup mulus. Dan memang sepanjang perjalanan tidak ada insiden ban bocor atau rantai putus

bersepeda dari batam ke pemancingan poyotomo bintan
Sepeda saya siap berangkat menempuh perjalanan Batam-Bintan

Perjalanan Yang Panas Membara

Yang terberat dari perjalanan ini adalah panasnya martahari. Walau saya berangkat sekitar jam 8 dari rumah, perjalanan ke pelabuhan yang sekitar 13 km lebih cukup menyita waktu. Ditambah lagi perjalanan dikapal selama 1 jam. Jadi ketika memulai mengayuh sepeda saya di Bintan, matahari sudah sangat terik. Waktu paling terasa panas adalah dari jam 12 hingga jam 2 siang. Panasnya membuat lemas

Jalan yang saya lalui kebanyakan datar dan lurus, cukup monoton. Saya berhenti beberapa kali untuk minum dan melepas lelah, dan tentu saja mengambil foto dan video.

Sekitar pukul 14.30 matahari tiba-tiba redup, awan hitam terlihat dilangit. Cuaca jadi sejuk, saya bersiap untuk turunnya hujan. Karena mendung, mengayuh sepeda jadi terasa nyaman. Hujan akhirnya turun juga. Saya berhenti disebuah pondok milik petani. Saat itu teman-teman yang naik motor juga tiba disana

Pemaningan poyotomo, Bintan
Pemandangan di Pemancingan Poyotomo
Pemancingan Poyotomo

Pemancingan ini letaknya di kaki Gunung Bintan, Kepulauan Riau. Jika berkendara kesana, anda bisa mengikutu jalur barat yang merupakan jalur yang cukup ramai. Setelah melewati gunung Bintan berbeloklah ke kiri. Jarak Poyotomo dari Simpang ini sekitar 4 km lagi. Diperjalanan saya bertanya pada beberapa orang, dan nampaknya semua orang tahu soal pemancingan ini

Kolam pemancingan yang berada di kaki gunung Bintan membuat pemandangan jadi istimewa, karena gunung Bintan menjadi latarnya. Pertama kali saya tiba saya langsung terpukau melihat pemandangannya. Ada sebuah kolam pemancingan yang dikelilingi pondok-pondok kecil beratap rumput kering. Pondok-pondok ini berjejer dengan rapi dan memberi nuansa nyaman. Ada kolam kecil sebagai bagian dari dekorasi taman. Semua bersih dan tertata rapi. Malam hingga pagi hari terdengar suara jangkrik dan serangga lainnya.

Pemancingan Poyotomo menyediakan tenda untuk pengunjung yang ingin berkemah ditempat mereka. Kita cukup membayar Rp. 50.000/malam/tenda. Kapasitas tenda bisa dipakai untuk 2 hingga 3 orang. Cuaca cukup sejuk ketika kami disana, jadi setenda ber-3 mungkin cukup nyaman. Kita juga diberi sleeping bag yang cukup tebal. Tenda dipasangkan oleh mereka, jadi kita tinggal pakai deh. Tapi tenda tidak terlalu aman dari hujan, karena air merembes hingga kedalam.

Ada beberapa pengunjung yang berkemah disana saat itu, tenda-tenda didirikan saling berjauhan satu sama lain sehingga kami tidak perlu saling mengganggu kelompok lain. Berkemah disini bisa disebut berkemah manja, karena ada toilet dan kantin, jadi kita bisa mandi dan tidak perlu repot-repot memasak.

Biaya-Biaya
Tiket roro untuk orang: Rp 19.700
Tiket roro untuk sepeda Rp 16.000
Tiket masuk Pemancingan Poyotomo: Rp 10.000/orang
Sewa tenda Rp 50.000/tenda/malam

Pemesanan Tenda

Tenda bisa dipesan ke Nomor  62 811-7002-229

Alamat Taman Pemancingan Poyotomo
Bintan Buyu, Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau 29133



2 comments:

Annisa Rizki Sakih said...

Waow, salut kak! Semoga target sepedahannya tercapai yaa..
Saya jd pengen pergibjg stlh baca postingan kk dan mas danan

Chaycya Oktiberto Simanjuntak said...

Terbaik memang kakak ini soal latihan fisik. Eh kapan ke Bintan lagi? ajak saya dong kak..