Gunung Dempo yang memiliki ketinggian mencapai 3159 Meter diatas permukaan laut, terletak di Provinsi Sumatera Selatan. Keterangan selengkapnya mengenai gunung ini bisa dilihat di sini
Berangkat
Semua sudah berkumpul ketika aku tiba dibandara, Bang Hendri, Bang Kamser, Mbak Titik, Yadi dan Ogen. Nama terakhir ini adalah peserta dadakan yang mengganti Fedy yang batal ikut karena cutinya ditolak. Setelah selesai cek ini, kami menyalami Ogen yang sudah pasti bergabung. Ogen pun kami sahkan namanya menjadi Fedy Alberto Ogenio ;))
Dalam 2 minggu aku menjalani 5 propinsi di Indonesia: DKI Jakarta, Sumatera Utara, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Bali. Ada 7 pulau didalam 5 propinsi itu yang aku jalani: Jawa, Sumatera, Lombok, Bali, Gili Trawangan, Gili Meno, Gili Air, entah berapa kabupaten
Catatan Perjalanan ini di copy dari multiplynya mas Tofan, catatan buat pembaca, SEBAGIAN BESAR ini catper ini adalah keterangan palsu yang dibuat untuk menjatuhkan pihak-pihak tertentu :p tapi karena aku lagi malas bikin catper, yahhh terpaksa deehh copy paste :-)
Gunung Pulosari (1346 Mdpl) terletak di Kabupaten Pandeglang - Propinsi Banten (berjarak 111 km dar Jakarta)
Pendakian dilakukan tanggal 17 hingga 18 Maret 2007 yang kemudian dilanjut dengan acara kemping di Carita. Peserta pendakian sebanyak 7 orang, 3 dari Jakarta dan 4 orang teman2 dari Cilegon
Karena cuaca yang hujan dan mendung, hanya sedikit pemandangan yang sempat difoto. Bahkan dipuncak pemandangan tertutup kabut yang membuat pemandangan kebawah tertutup samasekali.
Dibawah ini
catatan perjalanan oleh mas Taufan
Sepasang merpati terbang tinggi
Disela awan bertiup.
Yang betina manja
Sebuah wabah melanda dan menjangkiti orang-orang disekitarku. Wabah yang aneh dan membuatku bertanya-tanya dari mana datangnya virus itu. Dia menjangkiti banyak orang dan kelihatannya semakin banyak menulari orang lain lagi.
Virus itu bernama secara. Di Banyak milis aku melihat orang menuliskannya dalam kalimat-kalimat mereka. Gue bisa datangnya jam 8-an, secara masih ada kerjaan yang harus gue selesaikan. Kata sebuah email menanggapi sebuah janji pertemuan. Keberangkatanku masih belum pasti, secara mobilku masih diperbaiki dibengkel dan belum tahu selesainya jam berapa. Begitulah kalimat-kalimat yang terinfeksi virus secara.
Berikut ini sedikit tanda alam yang diperoleh dari teman seperjalanan, penduduk asli, dan hasil pengalaman ketika mengadakan perjalanan. Tanda-tanda alam ini berlaku jika kita melakukan perjalanan melalui hutan tropis, khususnya Indonesia.
1. Ketika terlihat burung terbang melintas dikala hujan, biasanya pertanda hujan akan reda.
2. Bila mencium bau kecut/asam seperti bau muntah di tengah hutan, pertanda disana ada ular.