Bagaimana sejauh ini puasanya teman-teman? Tetap sehat kan? Saya sering nih ikutan buka puasa dimana-mana, meski saya tidak menjalankan puasa. Biasnya karena undangan atau buka puasa dengan komunitas yang saya ikuti. Saya datang dan menunggu bedug bersama teman-teman. Ikut merasakan menahan nafsu ketika makanan lezat mengundang air liur didepan mata. Saya menunggu azan magrib sebelum saya menyeruput teh hijau panas kesukaan kami.
![]() |
| Sunset di Inle Lake |
![]() |
| Foto: https://www.facebook.com/iamchipsley |
Saya tahu, buat kita-kita yang hidup di negara tropis, salju itu bak dongeng yang hanya ada dalam khayalan. Kita tidak pernah melihat atau menyentuhnya. Walaupun saya pernah melihat salju yang asli waktu saya mengunjungi Cina tahun 2012 lalu, saya nggak pernah lupa bagaimana rasa penasaran saya sebelumnya, karena hanya bisa melihatnya lewat tv atau foto saja.
![]() |
| Itinerary Perjalanan di Myanmar |
8 Mei
Berangkat dari Batam menuju Johor dengan kapal laut, harga tiket sekitar Rp 290.000 (pp) + pajak one way Rp 65.000
Semua perjalanan punya cerita sendiri. Tapi entah mengapa trip kali ini banyak kejadian tak terduga yang membuatnya jadi "berkesan". Untuk saat ini bisa senyum mengingatnya, tapi jangan ditanya pas kejadian
Tragedi 1: Ketinggalan Pesawat
Ceritanya kami udah saling mengingatkan untuk web check in, tapi mungkin karena rempong urusan kerja Putri dan Benia tidak melakukan web check in. Web check in dilakukan saat kami tiba di KLIA. Merasa sudah web check in, kami santai leyeh-leyeh sambil minum coklat panas di salah satu cafe. Saat kami akan masuk, mereka tidak bisa masuk karena tidak ada print-an bar code yang digunakan di pintu masuk. Mereka harus kembali dan dan print bar code. Saya dengan mas Danan bisa masuk dan kami menunggu mereka.
![]() |
| Ketinggalan pesawat di KLIA |
Ceritanya kami udah saling mengingatkan untuk web check in, tapi mungkin karena rempong urusan kerja Putri dan Benia tidak melakukan web check in. Web check in dilakukan saat kami tiba di KLIA. Merasa sudah web check in, kami santai leyeh-leyeh sambil minum coklat panas di salah satu cafe. Saat kami akan masuk, mereka tidak bisa masuk karena tidak ada print-an bar code yang digunakan di pintu masuk. Mereka harus kembali dan dan print bar code. Saya dengan mas Danan bisa masuk dan kami menunggu mereka.
About Me
ABOUT AUTHOR
Rina, a girl who like travelling and add a little adventure to her life
POPULAR POSTS
Categories
- Bangkok 2
- Batam 32
- Bike Tour 9
- Bintan 12
- Cambodia 3
- Cina 4
- Citra Warna 2016 4
- Filipina 7
- Guyon 5
- Health 8
- Jalan-Jalan Ransel [Backpacking] 44
- Jambi 3
- Japan 2
- Jepang 2
- Johor 3
- Kamboja 3
- Kepri 12
- Kuala Lumpur 4
- Kuliner 14
- Laos 2
- Luar Negri 19
- Malaysia 12
- Mendaki Gunung [Hiking] 16
- Myanmar 5
- Olah Raga 17
- Phillipines 7
- Renungan 1
- Review 13
- Sepeda 10
- Short Note 1
- Singapore 4
- Sponsored Post 26
- Sports 15
- Sumatera Barat 3
- Thailand 8
- Thought 16
- Tips 10
- Touring Sepeda 11
- Vietnam 3








