 |
| Lo Strawberry |
Sungguh! Sudah lama tahu Oki Setiana Dewi, baru
ngeh kalau dia itu "orang Batam". Haduh, kemana aja saya selama ini? Kurang gaul banget ya saya :">. Begitulah. Kemarin saat peluncuran Olehlo saya baru tahu kalau artis sekaligus ustajah ini lahir & besar di Batam
"Saya menghabiskan masa kecil hingga umur 16 tahun di Batam" katanya di Grand opening Olehlo tanggal 24 Febuari yang lalu. Setelah usia 16 tahun kemudian Oki hijrah ke Jakarta untuk mengejar karir modellingnya.
 |
Pegunungan yang selalu terlihat kemanapun kami
selama di Pulau Lingga |
Pulau Lingga terletak di Propinsi Kepulauan Riau, dengan jarak sekitar 4 jam naik kapal dari Batam. Long weekend liburan Imlek kemarin saya melakukan touring sepeda dengan teman saya Lina, ke tempat yang merupakan Kabupaten termuda di Kepulauan Riau ini. Lingga memang baru resmi menjadi Kabupaten pada tahun 2004 dan diresminkan Mentri Dalam Negeri.
Setiap perjalanan membawa cerita tersendiri. Walau saya tidak menyesali apapun dalam perjalanan touring sepeda Dumai - Danau Toba ini, saya tetap melakukan evaluasi. Ada kesalahan yang telah saya buat yang agak merepotkan diri saya sendiri.
1. Saya tidak mengemas minyak goreng dengan aman. Ada 2 jenis minyak goreng yang saya bawa dalam perjalanan ini. 1 minyak virgin olive oil dalam botol air mineral dan yang lainnya minyak goreng biasa. Minyak goreng biasa ini saya masukkan kedalam plastik dan menaruhnya didalam nesting (periuk untuk memasak). Saya pikir dengan tanpa tekanan dari barang lain, bungkusan ini akan aman. Alhasil plastik pecah dan semua benda didalam tas (pannier) saya kena minyak. Saya harus mencuci semua, tas dan isinya, termasuk makanan berbungkus, Benar-benar musibah :( Sedangkan minya goreng lainnya yang saya kemas dalam botol ai mineral aman.
 |
| Bajafash 2018 |
Buat yang menekuni dunia musik atau suka bermain musik, ada Program Music Camp Bajafash 2018 untuk merasakan bagaimana belajar musik dengan ahlinya. Program ini akan diselenggarakan pada tanggal 16-17 Maret 2018
 |
| Melintas di Gunung Tua. Foto: Yasir Harahap |
Catatan Perjalanan ini adalah lanjutan catatan bagian pertama, yang bisa dilihat disini
Day 5, 26 Desember
Teman-teman SCC mengatakan group GOPAL (Gowes Palatu) sudah menunggu saya di Pos Pantau Mudik Desa Sihopok, Tapanuli Selatan. Saya diberitahu bahwa yang akan saya jumpai di Pos ini adalah anggota club sepeda yang kebetulan adalah Polisi
Saya tiba di Pos Pantau sekitar jam 5, disambut dengan hangat olah mas Yuspan dan Ito Sidabutar.
 |
Foto diambil mas Agus SCC waktu saya belum mengenal beliau,
nampak saya tersenyum karena dia menyapa dengan ramah dan
tidak terlihat seperti orang iseng |
Day 1, 22 Desember 2017
Saya memulai perjalaanan dari Batam, dengan menumpang kapal Dumai Express tujuan Dumai. Kapal berangkat pukul 7 pagi, tiba di Dumai pukul 15.30.
Karena saat itu adalah musim liburan Natal dan tahun baru, sntrian mengambil bagasi sangat panjang. Saya baru bisa keluar pelabuhan pukul 16.30
Hari ini saya bersepeda sekitar 16 km ke pinggiran kota Dumai. Mencari jalan menuju jalan lintas Sumatera tidaklah mudah. Beberapa kali saya berhenti kebingungan melihat Google Map. Rupanya bantuan manusia masih diperlukan meski teknologi demikian canggihnya
Seorang pria bahkan menemani saya hingga saya menemukan jalan yang dia jelaskan, karena apa yang dijelaskan memang cukup sulit untuk diikuti
Saya menginap dengan mendirikan tenda disebelah rumah penduduk, yang tentunya meminta izin terlebih dahulu. Mereka tidak hanya mengizinkan, tapi juga menawarkan saya menginap dirumahnya. Tapi saya menolak dan tetap memilih tenda