Touring Sepeda Di Seputar Danau Toba, Keindahan dan Berkah Dari Alam

Air Danau Toba yang melimpah
Ketika touring sepeda akhir tahun 2017 lalu, saya mengelilingi Danau Toba dengan sepeda. Walau pernah mengunjungi danau ini sebelumnya. Masih banyak tempat yang pernah saya lihat. Rasanya jika melihat foto trip orang lain, saya selalu menemukan foto tempat yang belum saya kunjungi. 


Yah harap maklum, Danau Toba itu ada di 7 kabupaten yaitu: Kabupaten Simalungun, Tobasa (Toba Samosir), Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Karo Luas Danau toba mencapai 1130 KM, dengan panjang mencapai 100 km, merupakan danau vulkanik terluas di dunia.

Danau ini terbentuk oleh letusan gunung Toba sekitar 74.000 tahun yang lalu, yang merupakan ledakan terbesar yang pernah diketahui terhadi di bumi. Saking dahsyatnya, letusan membunuh hampir semua manusia, dan mengakibatkan penurunan suhu menyeluruh di seluruh dunia selama 6 tahun. Musim dingin dengan suhu yang berkisar antara 3-5 derajat celsius ini terjadi karena terhambatnya sinar matahari akibat banyaknya abu vulkanik di udara

Walau kemarin cuma mengelilingi yang di area kabupaten Tobasa, saya bisa melihat danau seperti tidak berujung. Luas sekali, dan indah banget tentunya


Saat itu saya Camping di pinggiran Danau Toba


Penyeberangan dari Tomok menuju daratan Sumatera

Rumah adat Batak di tepian Danau Toba

Kapal penumpang di Danau Toba

Bisa dibayangkan betapa melimpahnya Air Danau Toba. Air yang melimpah ini memang menjadi berkat untuk masyarakat yang beruntung tinggal di 7 kabupaten di sekeliling Danau Toba

Beberapa hari disana saya menginap di rumah teman yang tinggal sekitar 30 meter dari tepi Danau Toba, mereka mandi dan mencuci di danau. Kebutuhan air minum dan dapur lainnya juga dari danau. Sedangkan kebutuhan kamar mandi diambil dari menampung air hujan. Teman saya bercerita, desa mereka akan membeli filter, supaya air danau semakin bersih untuk air minum dan memasak. Namun proses masih berjalan. Saya bertanya apakah air danau toba cukup aman untuk dikonsumsi, dia bilang cukup aman. Sekarang saja mereka mengkonsumsi air danau. Nantinya dengan proses penyaringan sederhana saja air sudah semakin aman dipakai untuk kebutuhan sehari-hari



Tentunya alat filter ini sangat membantu untuk bisa memanfaatkan air Danau Toba yang melimpah untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat ya teman-teman. Terutama untuk mereka yang menggantungkan kebutuhan dari mata air yang tidak selalu ada, terutama ketika musim kemarau

Karena mendengar air danau cukup aman, saya menggunakan air danau ketika camping di tepian danau Toba. Mendirikan tenda di sisi danau, di bawah rindangnya pohon itu surga sekali. Karena cuaca disana sejuk, jadi kita enjoy banget duduk dan masak didepan tenda

Kalau teman-teman jalan-jalan ke Danau Toba, coba deh untuk berkemah di sisi danau, cari lokasi teduh yang ada pohonnya. Jangan lupa siapkan banyak cemilan, kopi dan teh. Kalau sudah ada, pasti campingnya seru banget. Selain di di sisi danau, coba juga camping di Gunung Pusuk Buhit. Nah kalau diatas sana, pastikan kalian punya jacket dan kantung tidur yang hangat. Dingin booo. Selamat berlibur yaaa




Share:

8 comments

  1. Desa ini dr kampung awak jauh tak ?
    Semoga warga di sana bisa lebih sejahtera dan dimudahkan dlm kegiatan sehari hari krn fasilitas air bersih sudah mudah didapat.

    ReplyDelete
  2. Bahagia rasanya tahu ada yang memperhatikan warga di kawasan danau toba. Semestinya perusahaan seperti ini dalam membantu ya kan. melestarikan serta mencerdaskan. Nggak hanya filterisasi air bersih tapi juga kelas mengajar.. kece

    ReplyDelete
  3. bisa jadi ide kegiatan CSR di kantor aku nih, membangun fasilitas penjernih air di pulau sekitar batam

    ReplyDelete
  4. Jempol buat PT STP yang memiliki perhatian terhadap kebutuhan air bersih bagi warga disekitar danau Toba.. semoga masyarakat bisa menjaga juga kebersihan danau Toba dengan cara tidak membuang berbagai sampah disana..

    ReplyDelete
  5. Luar biasa ini CSR yagn patut ditiru ya... Semoga makin banyak perusahaan yang peduli kebutuhan vital warga sekitar.

    ReplyDelete
  6. Paling salut sama kegiatan CSR yang tepat guna dan langsung bisa dicicipi masyarakat di sekitar lokasi kerjanya.
    Jadi berasa banget 'azas manfaat'nya terhadap masyarakat sekitar.

    ReplyDelete
  7. Aku kaget loh saat tahu bahwaada 7 kabupaten yang mengelilingi Danau Toba. Ternyata luas banget itu ya.

    ReplyDelete
  8. Panjang 100km?? Itu kalo naik mobil perlu 3 4jam untuk mencapai pangkal ke ujungnya... Wah, jelas sekali airnya melimpah di sana. Dan aku suka kalo denger ada perusahaan yang memperhatikan kondisi lingkungan masyarakatnya, ga melulu ambisi profit

    ReplyDelete

Terimakasih sudah mampir, silahkan tinggalkan pesan untuk tulisan ini yaa. Terimakasih