Tuesday, February 13, 2018

6 Kesalahan Yang Saya Lakukan Saat Tour Sepeda Dumai - Pulau Samosir

Setiap perjalanan membawa cerita tersendiri. Walau saya tidak menyesali apapun dalam perjalanan touring sepeda Dumai - Danau Toba ini, saya tetap melakukan evaluasi. Ada kesalahan yang telah saya buat yang agak merepotkan diri saya sendiri.

1. Saya tidak mengemas minyak goreng dengan aman. Ada 2 jenis minyak goreng yang saya bawa dalam perjalanan ini. 1 minyak virgin olive oil dalam botol air mineral dan yang lainnya minyak goreng biasa. Minyak goreng biasa ini saya masukkan kedalam plastik dan menaruhnya didalam nesting (periuk untuk memasak). Saya pikir dengan tanpa tekanan dari barang lain, bungkusan ini akan aman. Alhasil plastik pecah dan semua benda didalam tas (pannier) saya kena minyak. Saya harus mencuci semua, tas dan isinya, termasuk makanan berbungkus, Benar-benar musibah :( Sedangkan minya goreng lainnya yang saya kemas dalam botol ai mineral aman.



tour sepeda, bike tour, gowes
Pannier saya yang ketumpahan minyak



tour sepeda, bike tour, gowes
Makanan juga terkena tumpahan minyak

2. Mirip dengan kesahalahan diatas, saya menguliti sebuah nenas, memotong  dan menaruhnya dalam kantong plastik lalu memasukkannya dalam ransel, untuk saya makan dijalan. Alhasil tas basah ketumpahan air nenas yang membanjir itu. Pdahal dibungkus plastik, airnya tetap tumpah, karena nenasnya jumpalitan didalam ransel, jadi air keluar dari bagian yang diikat. Lagi-lagi saya harus bersih-bersih tas #lelah

3. Saya membawa terlalu banyak makanan dari Batam. Padahal (ternyata) disepanjang jalan banyak Indomaret dan Alfamart. Dari stock yang saya bawa bahkan ada yang sama sekali tidak saya makan, hingga perjalanan selesai

4. Saya membiarkan pompa saya tercantol di frame sepeda tanpa pengaman tambahan padahal saya berencana mengikatnya dengan sesuatu. Belum sempat rencana itu saya lakukan, pompa itu keburu hilang entah terjatuh dimana :(

Video Touring saya bisa dilihat disini


5. Saya tidak mempersiapkan mental saya untuk pelecehan verbal dan gangguan orang iseng lainnya dijalan. Saya sudah mengalaminya di jalanan Batam, tapi gangguan yang saya alami di tour ini benar-benar luar biasa banyaknya. Harusnya saya tahu ini akan terjadi. Saya tidak memikirkannya sama sekali sebelumnya. Sekarang saya  pikir, mustinya saya memakai penutup telinga, atau mendengar musik dengan keras. Saya memang tidak mendengar musik selama perjalanan ini untuk menghemat baterai hp

6. Kurang latihan fisik. Sebenarnya saya tidak mengalami kendala yang berarti dalam urusan stamina. Saya tidak mengalami kram atau semacam itu. Tapi saya merasa tidak begitu kuat. Nyaris 3 minggu terakhir sebelum berangkat saya memang tidak mengayuh sepeda karena kesibukan. Jika saya lebih banyak latihan mungkin saya bisa menempuh jarak lebih jauh setiap harinya

Mudah-mudahan jika membaca ini teman-teman bisa mengantisipasi supaya tidak terjadi kejadian yang sama dalam perjalanan kalian dengan sepeda



7 comments:

  1. Haduh kok ada pelecehan verbal segala. Apa karena wanita? Sebel deh bacanya

    ReplyDelete
  2. Waduh, insiden minyak itu bikin tanganku yang baca langsung berasa licin. Hihi. Kebayang lah rempongnya. Aku yg dulu travelling barang ketumpahan sabun cair aja mumet. He

    ReplyDelete
  3. Salut dgn stamina Mbaknya yg masih kuat mengayuh sepeda..

    ReplyDelete
  4. Dumai-Danau Toba itu lumayan jauhhh..salut dengan dirimu mbak

    ReplyDelete
  5. Semangat terus mbak. Btw pelecahan verbal itu emang sangat menyebalkan ya mbak

    ReplyDelete
  6. Daya tahannya bagus, aku yang sepedaan deket-deket aja abis itu pegel semua rasanya ��

    ReplyDelete
  7. Jaga diri selalu Mba, dan selalu semangat. Aku suka sepedaan, kaapan bareng sepedaan mba hehehe

    ReplyDelete

Terimakasih sudah mampir, silahkan tinggalkan pesan untuk tulisan ini yaa. Terimakasih